Rabu, 13 November 2013

4 Strategi Bangsa Yahudi Menghancurkan Masyarakat Dunia

Para pemuka yahudi telah menyusun langkah strategis berikut petunjuk pelaksanaan yang harus dijadikan tumpuan jalan bagi Bani Israil dalam protokolat zionisme. Jalan pertama untuk mewujudkan cita-cita agung bangsa yahudi adalah Menghancurkan agama dan sistem keyakinan yang ada di muka bumi ini. Dalam doktrin keempat disebutkan : Harus menyingkirkan atau mensterilkan pemikiran agama (Tuhan) dari benak dan akal pikiran setiap manusia, kemudian menggiringnya
untuk fokus pada materi, dengan begitu yang ada di dalam otak manusia hanyalah uang. Dan untuk merealisasikan rencana trsebut bangsa yahudi harus menguasai dunia informasi kemudian memperdayakan sarana informasi tersebut untuk propaganda misi yahudi secara optimal.

Bangsa yahudi meletakkan agama sebagai musuh nomor satu, sebab agama bagi masyarakat dunia adalah tiang pancang akhlaq dan moralitas kehidupan sosial yang sehat. Ketika agama hancur maka kebejatan moral dimana-mana. Beberapa diantara cara mereka (yahudi) menghancurkan dan merusak masyarakat dunia adalah :


Pelacuran
Para pembesar yahudi sengaja memakai pengumbar aurat ini untuk mendatangkan devisa bagi negara sebanyak-banyaknya. Bisnis prostitusi dan prilaku seks bebas yang dipropagandakan israel benar-benar menghancurkan sendi-sendi agama dan moralitas masyarakat dunia. Seks bebas seakan menjadi agama baru bagi penduduk eropa dan amerika bahkan pada masyarakat timur yang dikenal memegang teguh prinsip moralitas. Seks bebas menjadi gaya hidup bangsa israel, untuk memuaskan nafsu masyarakat israel tidak perlu terikat dalam bingkai pernikahan. Penduduk israel bebas-sebebasnya mencari pasangan di luar nikah, karena itu aborsi banyak terjadi. Dan pemerintah yahudi israel memiliki instansi khusus untuk menangani anak-anak haram yg lahir di luar nikah

Seks Sejenis
Tidak puas dengan bisnis pelacuran, mereka juga menebar aksi perilaku menyimpang homoseks dan lesbians, bahkan perilaku sodomi menjadi santapan masyarakat dunia. Pemerintah eropa dan amerika melegalkan hubungan najis tersebut dalam undang-undang. Pera pegiat yahudi sangat  gencar menyebarkan perilaku kelainan ini di seluruh lapisan, dengan dalih memberi kebebasan individu dan menghormati hak asasi manusia. Modus operandi para homo dan lesbian ini adalah mengajak wanita untuk berpakaian ala lelaki dan berperilaku seperti lelaki dan juga sebaliknya. Bahkan ada hakim agung di Oxford yang meminta agar perilaku menyimpang ini diakui secara hukum di kalangan remaja.

Sastra & Seni
Atas nama sastra dan seni manusia bejat ini dapat berbuat apa saja yang diinginkannya. sastra dan seni hanyalah alat propaganda untuk meraih impian menjadi majikan dunia di jagad ini. Mereka memperjuangkan kebebasan para perlaku seni dan sastra mengekspresikan karya-karya mereka di panggung kehidupan.  Atas nama seni mereka menampilkanfilm-film porno dan gambar-gambar tidak seronok yang tersebar melalui media cetak dan elektronik tanpa ada batas undang-undang yang melarangnya. Kini lihat apa yang ada di pusat hiburan dan film internasional, bangsa yahudi begitu kuat menancapkan perannya di sana. Dunia film benar-benar surga bagi impian besar bangsa yahudi. Hollywood benar-benar menjadi senjata andalan bangsa israel untuk tatanan hidup bangsa dunia. Mayoritas film-film yang bertajuk hedonisme, terorisme, lebih-lebih yang berbau pornografi adalah hasil karya najis sutradara dan produser yahudi. 99% film hollywood yang bertajuk kehidupan sosial berisi materi pendegradasian moral dan pembejatan nilai-nilai agama. Semua itu merupakan rencana besar yahudi untuk menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat internasional.

Perang Pemikiran (ghazwul fikr)
Kekalahan dalam perang salib, menjadi pukulan telak, sekaligus pelajaran berharga bagi manusia barat. Kekalahan tersebut juga menginspirasi mereka untuk mengalahkan Islam dengan cara lain. Sebab sebesar apapun kekuatan mereka mustahil dapat mengalahkan kedigdayaan Islam.Orang barat meyakini para satria islam dalam berperang menggunakan spirit akhirat dedikasi dan kepahlawanan tanpa batas dalam membela dan memperjuangkan agama Allah. Karenanya memrangi Islam dengan kekuatan senjata hanya akan berakhir dengan kekalahan. Berangkat dari realita itu manusia barat merubah strategi perang mereka dalam menghadapi umat Islam. Mereka tidak lagi memakai kekuatan senjata, mereka menggunakan kekuatan logika, perang pemikiran yang jamak ( Ghazwul fikr). dengan strategi ini mereka ingin mengacak-acak elemen kekuatan dalam Islam dan memporak-porandakan sendi aqidah umat Muhammad SAW.

Maka dari itu rang-orang barat melakukan riset secara mendalam untuk mengetahui rahasia keagungan umat Islam. Dari studi mereka itu didapatlah kesimpulan bahwa spirit iman dan keislaman yang utuh di sendi syariat Islam yang membuat para satria islam tampil gagah perkasa dalam peperangan. Orang barat juga meyakini bahwa nilai-nilai luhur dalam Islam mampu menyatukan sesama muslim dan memobilisasi semangat juang mereka. Ajaran Islam mampu melebur fanatisme ras suku, golongan dan bangsa dalam bingkai persaudaraan Islam, yang bersendikan nilai iman yang utuh dan tulus. Karenanya dalam Islam tidak terdapat sekat-sekat rasialisme, kekabilahan, kulit putih/kulit hitam, kaya/miskin, dll. Yang ada hanya Islam, karena yang paling mulia di mata Allah SWt  adalah ketaqwaan.

Dari sinilah para satria salib dari penjuru eropa, mengikrarkan tekad bersama, untuk saling bantu memerangi dan menghabisi bangsa arab dan umat Islam secara keseluruhan. Sebuah Maklumat perang untuk menghabisi kaum muslim dengan cara pendangkalan aqidah umat Islam. Adapun teknis pelaksanaan perang tersebut adalah dengan menebar keragu-raguan di benak dan pemikiran diantara umat Islam, memprovokasi Umat untuk menerapkan nalar kritis terhadap aqidah islam, membumikan pola pikir sekuler dan liberal dikalangan Islam, menggiring umat islam untuk menyibukan diri mereka dengan pelik urusan dunia, jauh dari kisi agama. Dengan menjauhkan umat muslim dari ajaran Islam merupakan paruh langkah untuk kehancuran Islam.

Adalah Orientalisme dan Misionarisme yang merupakan dua senjata utama manusia barat yang mereka pakai untuk melancarkan perang pemikiran tersebut. riak-riak orientalisme mulai menggeliat di di altar kehidupan umat sejak akhir abad 19 hingga awal abad 20 hingga detik ini bahkan hingga era yang akan datang. Gerakan orientalisme yang dimotori para orientalis abrat memiliki kesamaan dengan gerakan misionarisme yang dimotori misionaris. Keduanya memiliki misi dan visi yang sama yaitu :

    Menghancukan Islam dari dalam
    Menebar keraguan pada kaum muslim terhadap ajaran islam
    Membusukan karakter dan kredibilitas Nabi Muhammad SAW
    Mengkerdilkan pemikiran Islam
    Menghapus dan menambah kandungan kitab-kitab kuning dengan khurafat (cerita bohong)
    Mengaburkan dan mereduksi sejarah Islam
    Menebar fitnah, permusuhan pertikaian, gesekan, antar komunitas dan faksi-faksi Islam
    Memerangi bahasa arab yang menjadi bahasa Al-Quran
    Memprovokasi pemuda Islam agar kagum dengan budaya dan peradaban barat
    Gerakan pemurtadan Umat Islam


Meskipun mereka satu visi, namun orientalis dan misionaris memiliki jalan berbeda. Orientalis menempuh jalan dengan memakai karya tulis, makalah, artikel, dan tulisan-tulisan ilmiah., melalui seminar, diskusi, diktat kuliah dan forum ilmiah. Sedangkan para misionaris memakai lembaga pendidikan dasar, mulai dari Tk, play group, SD, SMP dan SMA sebagai senjata perang mereka. Lebih dari itu para misionaris juga mendirikan lembaga-lembaga sosial. Keduanya merupakan senjata tajam bangsa yahudi untuk menghancurkan Umat Islam.
Propaganda bangsa yahudi tersebut tidak akan berhenti, mereka akan terus berusaha memalingkan umat muslim dari ajaran Islam, dan materi adalah senjata utama bagi yahudi untuk mendangkalkan aqidah umat. Setelah mebaca pin point diatas apakah kalian tidak merasa terancam sbg seorang muslim? Apakah kalian lebih mendewakan Nasionalisme, kehidupan hedonis, dan berpaling dari perang yang sedang terjadi ini? Buka mata dan hati kalian. Mereka tidak akan berhenti sampai kalian meninggalkan Agama kalian, mereka tidak akan sebenar-benarnya menajdi kawan kalian, mereka seperti serigala berbulu kucing, dibalik perbuatan manis mereka ada niatan buruk.


    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لا يَأْلُونَكُمْ خَبَالا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ إِنْ -كُنْتُمْ تَعْقِلُون

 Hai orang-orang beriman janganlah kamu mengambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang dari luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya menimbulkan kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu, telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi sungguh telah kami terangkan padamu ayat-ayat kami, jika kamu memahaminya. ( QS Ali Imran, 3 : 118-120)

SUMBER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar